<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PPUKM - IPB &#187; Informasi</title>
	<atom:link href="http://ppukm.ipbana.com/category/informasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ppukm.ipbana.com</link>
	<description>Program Perkuatan Unit Usaha Kecil &#38; Menengah Produk Agroindustri - IPB</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Aug 2010 04:43:42 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>PPUKM IPB di Seminar Nasional BBRP2B Jakarta</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/ppukm-ipb-di-seminar-nasional-bbrp2b-jakarta/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/ppukm-ipb-di-seminar-nasional-bbrp2b-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2010 04:20:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[bakso]]></category>
		<category><![CDATA[ppukm ipb]]></category>
		<category><![CDATA[publikasi]]></category>
		<category><![CDATA[seminar]]></category>
		<category><![CDATA[semnas bbrp2b]]></category>
		<category><![CDATA[surimi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=163</guid>
		<description><![CDATA[PPUKM IPB berpartisipasi dalam Seminar Nasional Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan II (Pengolahan Produkdan Bioteknologi sebagai Ujung Tombak Pencapaian Indonesia Penghasil Produk Kelautan dan Perikanan Terbesar  2015) yang diselenggarakan di Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Slipi Jakarta pada tanggal 9 Agustus 2010. Makalah yang disampaikan dalam seminar itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">PPUKM IPB berpartisipasi dalam Seminar Nasional Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan II (Pengolahan Produkdan Bioteknologi sebagai Ujung Tombak Pencapaian Indonesia Penghasil Produk Kelautan dan Perikanan Terbesar  2015) yang diselenggarakan di Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Slipi Jakarta pada tanggal 9 Agustus 2010. Makalah yang disampaikan dalam seminar itu adalah “Perubahan Karakteristik Surimi Ikan Air Tawar Akibat Pengaruh Pengkomposisian Dan Penyimpanan Dingin” dan “Bakso Ikan Lele (<em>Clarias</em> sp.) Aneka Warna Sebagai Alternatif Jajanan Anak Sekolah. Adapun abstrak dari makalah tersebut sebagai berikut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span id="more-163"></span>Perubahan Karakteristik Surimi Ikan Air Tawar Akibat Pengaruh Pengkomposisian Dan Penyimpanan Dingin </strong><br />
(Characteristic Changes of Freshwater Surimi as Affected by Compositioning and Chill Storaging)</p>
<p style="text-align: justify;">Joko Santoso1, Heru Sumaryanto1, Chairita2, Pudji Muljono3<br />
1    Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB, Kampus IPB Darmaga Bogor<br />
2    Balai Besar Pengembangan dan Pengendalian (BBP2HP), Departemen Kelautan dan Perikanan, Muara Baru, Jakarta<br />
3    Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia IPB,  Kampus IPB Darmaga Bogor</p>
<p style="text-align: justify;">ABSTRACT<br />
This experiment was carried out to study the effects of leaching, compositioning, and chill storage of surimi made from fresh water fish.  One time leaching of each minced fish of carp, nile tillapia and cat fish, produced the higest gel strength values of 912, 792 and 540 g cm respectively.  Compositioning of surimi between carp and nile tillapia; carp and cat fish; nile tillapia and cat fish in proportion 1 : 1 gave the highest value of gels strength with the values were 1368, 792, and 612 g cm respectively.  During chill storage of surimi, deterioration process still occurred indicated by increasing value of total volatile basic nitrogen (TVBN) and total plate count (TPC); and also decreasing contents salt soluble protein. Those deteriorations process also affected the characteristic of surimi i.e. decreasing values of gel strength, water holding capacity (WHC), and whiteness.<br />
Keywords: chill storage, compositioning, fresh water, surimi</p>
<p style="text-align: justify;">ABSTRAK<br />
Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh pencucian, pengkomposisian dan penyimpanan dingin surimi yang dibuat dari ikan air tawar.  Satu kali pencucian daging lumat ikan mas, nila dan lele, menghasilkan kekuatan gel tertinggi dengan nilai bertutur-turut 912, 792 dan 540 g cm.  Pengkomposisian antara ikan mas dan nila, mas dan lele, nila dan lele dengan perbandingan 1:1 memberikan nilai kekuatan gel tertinggi dengan nilai masing-masing sebesar 1368, 792, dan 612 g cm.  Selama penyimpanan dingin surimi, proses kemunduran mutu masih terjadi yang ditandai dengan meningkatnya nilai total volatil basa nitrogen (TVBN) dan total mikroba (TPC), dan juga menurunnya kandungan protein larut garam.  Proses kemunduran mutu tersebut juga berpengaruh terhadap karakteristik surimi yaitu menurunnya nilai kekuatan gel, daya ikan air (WHC) dan derajat putih.</p>
<p style="text-align: justify;">Kata kunci: penyimpanan dingin, pengkomposisian, ikan air tawar, surimi</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Bakso ikan lele (clarias sp.) Aneka warna sebagai alternatif jajanan anak sekolah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tatty Yuniarti1 , Alvi Nur Yudistira1, Hendria Suhrawardhan1, Heru Sumaryanto2</p>
<p style="text-align: justify;">Alamat korespondensi: Tatty Yuniarti, Jurusan Penyuluhan Perikanan,<br />
Sekolah Tinggi Perikanan, Jl Cikaret No. 2, Bogor, Telp. (0251) 8485231, Fax. (0251) 8485169, Hp.081317364308</p>
<p style="text-align: justify;">ABSTRAK</p>
<p style="text-align: justify;">Anak sekolah menghabiskan sebagian besar waktunya di lingkungan sekolah. Selama berada di lingkungan sekolah, anak-anak membutuhkan asupan energi untuk menunjang aktivitas mereka. Asupan energi diperoleh dari makanan dan minuman yang mereka konsumsi baik dari bekal yang dibawa dari rumah maupun dengan membeli jajan di sekolah. Salah satu jajanan anak sekolah yang berupa produk olahan daging dan ikan yang disukai anak-anak adalah bakso. Untuk meningkatkan ketertarikan anak sekolah pada olahan ikan perlu dilakukan pengembangan tampilan dari produk. Peningkatan kualitas jajanan anak sekolah dapat dilakukan melalui diversifikasi produk jajanan yang dengan menggunakan bahan baku bernilai gizi tinggi. Ikan merupakan sumber konsumsi protein terbesar dibandingkan telur dan daging. Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan konsumsi ikan perkapita dari 30 kg/tahun menjadi 31,4 Kg/tahun. Ikan lele (Clarias sp.) adalah bahan pangan dengan kandungan protein tinggi. Ikan lele dapat disubtitusikan sebagai sumber protein dalam jajanan anak. Produksi ikan lele di Kabupaten Bogor pada tahun 2009 adalah 10.890 ton dari total produksi ikan air tawar sebesar 19.479 ton. Dengan menggunakan ikan lele sebagai bahan baku jajanan anak diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat penerimaan konsumen yaitu anak-anak SD terhadap bakso ikan lele aneka warna .Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Penelitian pendahuluan pertujuan untuk mengetahui komposisi bahan yang paling tepat dalam pembuatan bakso ikan. Pengujian yang dilakukan adalah uji organoleptik yang dilakukan oleh 30 orang panelis, dan uji lipat (folding test). Pengujian dilakukan untuk memperoleh kombinasi terbaik dari ketiga bahan tersebut. Bakso ikan hasil penelitian pendahuluan selanjutnya dipergunakan dalam penelitian utama. Pada penelitian utama, bakso ikan ditambahkan pewarna alami berupa angkak, cabe merah keriting, dan bayam. Tujuan penambahan bahan tersebut adalah memberikan warna yang berasal dari bahan yang aman bagi kesehatan anak. Konsentrasi bahan-bahan tersebut dalam bakso ikan akan dicobakan secara trial and error untuk memperoleh konsentrasi bahan yang memberikan pewarnaan terbaik.</p>
<p style="text-align: justify;">Kata kunci: Bakso, ikan lele, jajanan anak sekolah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/ppukm-ipb-di-seminar-nasional-bbrp2b-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IPB Berikan Pelatihan E-Market Bagi UKM</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/ipb-berikan-pelatihan-e-market-bagi-ukm/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/ipb-berikan-pelatihan-e-market-bagi-ukm/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 07:14:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[e-market]]></category>
		<category><![CDATA[ipb]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[Pusat Penelitian dan PengembanganKewirausahaan (P3K) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM),Institut Pertanian Bogor (IPB) kerjasama dengan Kementerian Usaha Kecil danMenengah menggelar “Pelatihan Pengembangan E-Market untuk UKM” di IPBInternational Convention Center (IICC), Rabu (14/7) Bogor.
E-marketing atau pemasaran produksecara on line diartikan sebagai aplikasi penggunaan teknologi informasi yangdapat menyajikan informasi tentang produk pada pengguna dan dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pusat Penelitian dan PengembanganKewirausahaan (P3K) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM),Institut Pertanian Bogor (IPB) kerjasama dengan Kementerian Usaha Kecil danMenengah menggelar “Pelatihan Pengembangan E-Market untuk UKM” di IPBInternational Convention Center (IICC), Rabu (14/7) Bogor.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-161"></span>E-marketing atau pemasaran produksecara on line diartikan sebagai aplikasi penggunaan teknologi informasi yangdapat menyajikan informasi tentang produk pada pengguna dan dapat melakukantransaksi dengan pengguna di lokasi yang berbeda, sesuai dengan tujuan yangdiinginkan, yaitu promosi dan pemasaran produk pada pelanggan.</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu dipaparkan oleh salah satustaf pengajar Departemen Teknologi Industri Pertanian IPB, Dr. Hartrisari H.Hardjomidjojo, dalam memberikan materi dengan tema “Konsep, Manfaat danPersiapan Implementasi E-Market untuk UKM”.</p>
<p style="text-align: justify;">Peserta yang merupakan pelaku UKMsekitar Bogor dan Bandung ini diberikan beberapa materi terkait dengan E-Marketing.Diantaranya adalah, Desain Website untuk E-Market, JOOMLA Open Source Software,penyusunan Website untuk UKM menggunakan JOOMLA dan Green Technologi.</p>
<p style="text-align: justify;">“Ada beberapa keuntungan memasarkanproduk secara online, diantaranya adalah, dapat diakses dimana saja,tanpa batas negara, keterjangkauan pasar, banyak informasi yang disampaikan danhubungan yang lebih efektif,” ujar Dr. Hartrisari dalam pemaparannya itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain keuntungan Dr. Hartisarijuga menjelaskan beberapa resiko yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaanpemasaran secara online diantaranyaadalah ketahanan website (hacker, virus, collapse dst.). Pemasaransecara online kadang bisa mengganggu pelanggan/ mengganggu privacy, daninformasi yang diberikan kadang diabaikan karena tidak tepat sasaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, di dalamsambutannya, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)IPB, Prof. Dr. Bambang Pramudya, mengharapkan kegiatan ini dapat membantu paraUKM di dalam memasarkan produk dan dapat meningkatkan kapasitas produksi pelakuUKM.</p>
<p style="text-align: justify;">“Permasalahan yang sering dialamioleh pelaku UKM adalah,  modal awal,Sumber Daya Manusia (SDM),  pemasaran danpendampingan. Hari ini kita mencoba mengembangkan pemasaran dengan teknologiIT, dengan menggunakan e market. Mudah-mudahan pelatihan ini bisa membantu pelaku UKM di dalam memasarkan produknya,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelatihan ini digelar selama 2 haridan dibuka secara resmi oleh Asdep Urusan Penelitian UKM Kemenkukm, Ir. MartonoDjohari, MABM., dan juga dihadiri salah satu Pusat Penelitian dan PengembanganKewirausahaan (P3K) IPB Prof. Dr. Ir Hadi Karya Purwadaria, M.Sc. (man)</p>
<p style="text-align: justify;">sumber : <a href="http://www.ipb.ac.id/?b=1678">situs ipb</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/ipb-berikan-pelatihan-e-market-bagi-ukm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar Nasional II: Keamanan Dan Mutu Produk Agroindustri</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/seminar-nasional-ii-keamanan-dan-mutu-produk-agroindustri/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/seminar-nasional-ii-keamanan-dan-mutu-produk-agroindustri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 09:42:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[ipb]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan produk agroindustri]]></category>
		<category><![CDATA[mutu produk agroindustri]]></category>
		<category><![CDATA[seminar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Seminar Nasional II: Keamanan Dan Mutu Produk Agroindustri
(Sistem Jaminan Keamanan dan Mutu Produk Berbasis Peternakan &#38; Perikanan)
Dari sisi investasi, sektor agroindustri khususnya agroindustri berbasis  peternakan dan perikanan memiliki peluang yang sangat menarik. Terjadinya krisis moneter dan ekonomi yang menggeser paradigma pembangunan di sektor ekonomi dari broad based spectrum economy menjadi resource based economy semakin mengkongkritkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Seminar Nasional II: Keamanan Dan Mutu Produk Agroindustri<br />
(Sistem Jaminan Keamanan dan Mutu Produk Berbasis Peternakan &amp; Perikanan)</p>
<p style="text-align: justify;">Dari sisi investasi, sektor agroindustri khususnya agroindustri berbasis  peternakan dan perikanan memiliki peluang yang sangat menarik. Terjadinya krisis moneter dan ekonomi yang menggeser paradigma pembangunan di sektor ekonomi dari <em>broad based spectrum economy</em> menjadi <em>resource based economy</em> semakin mengkongkritkan peluang tersebut.  Pada sisi yang lain, produk-produk agroindustri Indonesia harus semakin kompetitif, sebagai dampak dari ditandatanganinya kesepakatan akhir GATT Putaran Uruguay di Marakesh-Maroko oleh pemerintah Indonesia.  Produk-produk agroindustri yang dihasilkan dituntut untuk dapat bersaing di pasar global dan produk lokal/nasional yang ada dapat menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu kunci memenangkan persaingan ini adalah keamanan dan mutu produk yang tinggi. Diantara produk-produk agroindustri yang ada, maka produk agroindustri berbasis peternakan dan perikanan perlu lebih menjadi perhatian. Hal ini disebabkan sifat kedua produk tersebut yang sangat mudah rusak (<em>highly/very highly perishable food</em>). Dengan demikian, harus ada suatu sistem jaminan keamanan dan mutu untuk produk-produk tersebut agar dapat memberikan jaminan mutu (quality assurance) bagi konsumen.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan beberapa pertimbangan di atas, maka P2SDM &amp; CENTRAS- LPPM IPB bekerja sama dengan Ditjen Peternakan-Kementerian Pertanian, Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil-Kementerian Kelautan dan Perikanan, SEAFAST Center dan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) bermaksud untuk mengadakan acara berupa SEMINAR NASIONAL II dengan tema: <em>“Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Produk Berbasis Peternakan dan Perikanan”</em> yang akan diikuti oleh berbagai kalangan, baik sebagai Staf/Pejabat Pemerintah dari Dinas Terkait, Dosen/Peneliti, Praktisi di Industri Swasta/BUMN/BUMD, LSM dan mahasiswa dari seluruh Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan Seminar Nasional ini merupakan seminar seri-2 dilangsungkan, untuk melihat perkembangan isu-isu terkini terkait tema seminar di atas.  Seminar sehari ini akan dilakukan pada tanggal 20 Juli 2010 di Kampus IPB Baranangsiang &#8211; Bogor.</p>
<p style="text-align: justify;">Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sekretariat Panitia:<br />
Pusat Studi Hewan Tropika (CENTRAS)<br />
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat<br />
Institut Pertanian Bogor<br />
Jalan Raya Pajajaran, Kampus IPB Baranangsiang-Bogor<br />
Telp/Fax. (0251) 8350413<br />
E-mail Panitia: seminas.keamananmutu@yahoo.com<br />
Hotline service: 08129863130.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/seminar-nasional-ii-keamanan-dan-mutu-produk-agroindustri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Training HACCP Angkatan XIII (19-23 Juli 2010)</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/training-haccp-angkatan-xiii-19-23-juli-2010/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/training-haccp-angkatan-xiii-19-23-juli-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 05:27:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[HACCP]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[sertifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Training HACCP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[TRAINING HACCP ANGKATAN XIII
SERTIFIKASI PERSONIL PENANGGUNG JAWAB MUTU
PADA AGROINDUSTRI PERIKANAN-PETERNAKAN-PANGAN
(Bogor &#38; Jakarta, 19-23 Juli 2010)
Sistem manajemen mutu keamanan pangan (berbasis produk-produk perikanan/peternakan/pertanian tanaman pangan &#38; hortikultura/perkebunan/kehutanan) yang diwajibkan oleh pemerintah Indonesia adalah sistem yang menerapkan konsepsi Hazard Analysis &#38; Critical Control Points (HACCP). Implikasinya, agribisnis/agroindustri berbasis produk perikanan/peternakan/pertanian tanaman pangan &#38; hortikultura/perkebunan/ kehutanan/pangan harus memiliki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>TRAINING HACCP ANGKATAN XIII<br />
SERTIFIKASI PERSONIL PENANGGUNG JAWAB MUTU<br />
PADA AGROINDUSTRI PERIKANAN-PETERNAKAN-PANGAN<br />
(Bogor &amp; Jakarta, 19-23 Juli 2010)</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sistem manajemen mutu keamanan pangan (berbasis produk-produk perikanan/peternakan/pertanian tanaman pangan &amp; hortikultura/perkebunan/kehutanan) yang diwajibkan oleh pemerintah Indonesia adalah sistem yang menerapkan konsepsi Hazard Analysis &amp; Critical Control Points (HACCP). Implikasinya, agribisnis/agroindustri berbasis produk perikanan/peternakan/pertanian tanaman pangan &amp; hortikultura/perkebunan/ kehutanan/pangan harus memiliki Penanggung Jawab Mutu/ Keamanan Pangan (sebagai manager quality control/quality assurance) yang bersertifikat HACCP tersebut.  Melalui pelatihan ini diharapkan akan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta pelatihan tentang konsepsi HACCP dan implementasinya pada agribisnis/agroindustri berbasis produk-produk perikanan/peternakan/pertanian tanaman pangan &amp; hortikultura/perkebunan/kehutanan/pangan (tradisional dan modern).</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-151"></span>Pelatihan Penerapan HACCP pada agroindustri perikanan, peternakan dan pangan ini dirancang berdasarkan sistem manajemen mutu keamanan pangan yang berbasis ISO 22000. Pelatihan dilakukan dengan kuliah/ceramah, praktek di industri produk perikanan/peternakan/pangan, dan diskusi. Materi pelatihan antara lain meliputi: mutu dan orientasi konsumen, pengetahuan bahan dan manajemen mutu keamanan pangan pada produk perikanan/peternakan/pangan, prerequisite program HACCP: SSOP/GMP, kebijakan nasional tentang HACCP, akreditasi dan sertifikasi HACCP, teknik audit SSOP/GMP, prinsip HACCP, penyusunan rancangan HACCP (HACCP Plan), teknik audit/verifikasi penerapan HACCP dan prosedur pengawasan penerapan HACCP.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelatihan ini juga sebagai bentuk sertifikasi profesi di bidang manajemen mutu keamanan pangan.  Bagi Dosen/PNS/Praktisi, kegiatan ini juga sebagai persiapan untuk menjadi trainer/konsultan yang bersertifikat dari competent authority.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai angkatan XII, telah berhasil dilakukan sertifikasi terhadap lebih 540 personil yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai Praktisi (agribisnis/agroindustri berbasis produk-produk perikanan/peternakan/pertanian tanaman pangan &amp; hortikultura/perkebunan/kehutanan/pangan), PNS (dosen/ staf pengajar/pejabat di Dinas terkait), dan konsultan. Peserta pelatihan ini akan dibagi dalam tiga kelompok peminatan, yaitu perikanan, peternakan, dan pangan dengan masing-masing kelompok berjumlah maksimum 30 peserta.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>SEKRETARIAT</strong><br />
PELATIHAN &amp; PENDAFTARAN:</p>
<p style="text-align: justify;">P2SDM-LPPM-IPB<br />
Kampus IPB Baranangsiang, Bogor<br />
Telp/Fax.(0251) 8381215; HP 08129863130<br />
CP : Ibu Tini Suarti (0251-8381215);  Warcito, SP (085217306479);  Saepul Asikin, SP (08128447177)</p>
<p style="text-align: justify;">Daftarkan segera…..karena peserta terbatas !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/training-haccp-angkatan-xiii-19-23-juli-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lele Asap Bogor Butuh Pasar</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/lele-asap-bogor-butuh-pasar/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/lele-asap-bogor-butuh-pasar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2010 06:45:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[asap]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[lele]]></category>
		<category><![CDATA[lele asap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Bagi penggemar ikan salai, tak perlu jauh-jauh ke Medan untuk mendapatkan pangan olahan berbahan baku ikan lele ini. Produk tersebut kini bisa ditemukan di Jakarta dengan sentranya Pasar Senen. Uniknya, ikan yang dibuat melalui proses pengasapan itu tidak didatangkan dari Sumatera Utara tetapi dari Bogor, Jawa Barat. Dan meski bukan diproduksi dari tempat asalnya, tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bagi penggemar ikan salai, tak perlu jauh-jauh ke Medan untuk mendapatkan pangan olahan berbahan baku ikan lele ini. Produk tersebut kini bisa ditemukan di Jakarta dengan sentranya Pasar Senen. Uniknya, ikan yang dibuat melalui proses pengasapan itu tidak didatangkan dari Sumatera Utara tetapi dari Bogor, Jawa Barat. Dan meski bukan diproduksi dari tempat asalnya, tapi soal rasa, lele asap made in Bogor ini tak kalah lezat dari produk serupa yang diproduksi di Medan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-96"></span>Adalah Sueb yang memproduksi lele asap di Kampung Kebon Kopi, Desa Pengasinan, Kecamatan Gunung Sindur, Bogor. Setengah promosi, lelaki paruh baya itu menyebutkan bahwa lele asap buatannya memiliki rasa lebih gurih dibandingkan lele asap dari Medan karena menggunakan ikan hasil budidaya. ?Kalau lele asap yang di Medan menggunakan ikan sungai yang kandungan lemaknya sedikit sehingga rasanya kurang gurih  dan daging lebih keras, katanya.<br />
Sayangnya, meski unggul dalam rasa, lele asap buatan Sueb selama ini hanya berkutat di tiga pasar yaitu Jakarta, Tangerang dan Bogor. Tak cuma itu,  kendati tren permintaan produk ini dari waktu ke waktu terus meningkat tapi produksinya baru bisa mencapai 500 kg per hari. Menurut Sueb, pihaknya sebenarnya bisa memproduksi lele asap dalam jumlah yang lebih besar. Asal pasarnya ada, kami siap meningkatkan produksi, ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kecil, Peranan UKM</strong><br />
Persoalan pasar tersebut juga diakui Direktur Usaha dan Investasi &#8211; Ditjen  Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Victor PH Nikijuluw  &#8211; Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP). Dia mengatakan, selama ini peranan sektor usaha kecil dan menengah (UKM) dalam memproduksi hasil olahan yang berorientasi pasar domestik maupun ekspor sangat kecil. Padahal, dari total jumlah unit pengolahan ikan di tanah air yang mencapai hampir 25 ribu unit, 96%-nya merupakan  usaha kecil dan menengah<br />
Tingkat kemampuan pelaku usaha dalam berimprovisasi pengembangan produk masih rendah, kata Victor pada acara penandatanganan kerjasama kemitraan PT Carpio Internasional dengan Kelompok Usaha Ikan Lele Asap Citra Dumbo di Gunung Sindur, Bogor  beberapa waktu lalu. Masalah lain  yang menjadi alasan kecilnya peranan UKM olahan adalah kemampuan permodalan dan penguasaan teknologi serta informasi akses pasar maupun sumber bahan baku yang masih rendah.<br />
Dari sinilah Victor menyerukan perlunya peran swasta dalam pengembangan usaha olahan lele asap. Harapannya, usaha tersebut akan berkembang sehingga menghasilkan produk olahan yang aman, bermutu dan ramah lingkungan. Pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan daya saing sehingga akan memperluas jangkauan pasarnya.<br />
Senada, Direktur Utama PT Carpio Internasional, Muchlison Zaini yang juga hadir pada kesempatan tersebut berpendapat, Jika pasarnya ada, maka otomatis produksinya juga akan meningkat. Ini artinya serapan hasil budidaya lele juga akan meningkat. Dalam hal ini, Yang harus diingat, jenis dan kualitasnya harus sesuai dengan permintaan pasar, sambungnya. Soni, panggilan akrab Muchlison Zaini, menyatakan optimis akan adanya peningkatan pasar untuk lele asap. Karena itu pihaknya menyatakan kesanggupan untuk membantu memperluas jaringan pasar produk lele asap Sueb. Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk menjajaki pasar luar negeri.<br />
Namun,  kata Soni, harus ada peningkatan kualitas terutama dalam hal sanitasi dan higienitas. Untuk itu dia juga menyatakan kesanggupan melakukan pembinaan mutu terhadap produsen lele asap di Gunung Sindur.</p>
<p style="text-align: justify;">Selengkapnya baca di Majalah Trobos edisi April 2009</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/lele-asap-bogor-butuh-pasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA 2010 &#8220;Wahana Berkarir Sebagai Entrepreneur&#8221;</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/program-mahasiswa-wirausaha-2010-wahana-berkarir-sebagai-entrepreneur/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/program-mahasiswa-wirausaha-2010-wahana-berkarir-sebagai-entrepreneur/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Feb 2010 12:52:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[ipb]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[DIREKTORAT PENGEMBANGAN KARIR DAN HUBUNGAN ALUMNI IPB
PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA 2010 &#8220;Wahana Berkarir Sebagai Entrepreneur &#8221; 
Kesempatan bagi sekitar 150 Orang calon entrepreneur
Persyaratan:
1. Mahasiswa aktif yang telah menyelesaikan kuliah 4 semester (S1) dan 3 semester (Diploma)
2. Peserta individu ataupun kelompok
3. Memiliki minat / pengalaman berwirausaha / telah memiliki usaha
4. Usaha yang diajukan/dikembangkan harus memiliki inovasi
5. Bersedia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>DIREKTORAT PENGEMBANGAN KARIR DAN HUBUNGAN ALUMNI IPB</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA 2010 &#8220;Wahana Berkarir Sebagai Entrepreneur &#8221; </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kesempatan bagi sekitar 150 Orang calon entrepreneur</p>
<p style="text-align: justify;">Persyaratan:<br />
1. Mahasiswa aktif yang telah menyelesaikan kuliah 4 semester (S1) dan 3 semester (Diploma)<br />
2. Peserta individu ataupun kelompok<br />
3. Memiliki minat / pengalaman berwirausaha / telah memiliki usaha<br />
4. Usaha yang diajukan/dikembangkan harus memiliki inovasi<br />
5. Bersedia mengikuti seluruh tahapan program<br />
6. Setiap mahasiswa hanya boleh tercantum dalam satu kelompok usaha<br />
7. Mengisi formulir pendaftaran<br />
<span id="more-79"></span><br />
Keuntungan :<br />
1. Mendapatkan pendidikan dan latihan kewirausahaan<br />
2. Mendapatkan kesempatan magang kewirausahaan<br />
3. Mendapatkan modal kerja maksimal Rp. 8.000.000,- (delapan juta rupiah) bagi usaha individu dan maksimal Rp. 40.000.000,- (empat puluh juta rupiah) bagi usaha kelompok dengan jumlah anggota maksimal 5 orang<br />
4. Diberi kebebasan untuk mengembangkan usaha yang diminati<br />
5. Mendapatkan pendampingan usaha<br />
6. Kesempatan mengikuti temu bisnis dengan mitra usaha / calon investor<br />
7. Tidak dipungut biaya apapun</p>
<p style="text-align: justify;">Pendaftaran (mengisi formulir pendaftaran) : 1 Februari &#8211; 25 Februari<br />
Sosialisasi dan Stadium General : 6 Maret<br />
Seleksi Awal (Administrasi) : 8 &#8211; 9 Maret<br />
Pengumuman Hasil Seleksi Awal (Administrasi) : 10 Maret<br />
Pendidikan dan Pelatihan : 13, 14 Maret<br />
Presentasi Business Plan :  20, 21 Maret<br />
Psikotest :  27 Maret<br />
Seleksi Business Plan : 28 Maret<br />
Pengumuman Hasil Seleksi Akhir :  5 April<br />
Pendampingan penyempurnaan proposal dan kelengkapan kontrak :  5 &#8211; 15 April<br />
Penandatanganan Kontrak :  15 April<br />
Pendampingan Usaha : April- November<br />
Pameran dan Temu Bisnis :  November</p>
<p style="text-align: justify;">Pendaftaran dan informasi lebih lanjut :<br />
Sekretariat Direktorat Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni IPB<br />
Gd. Andi Hakim Nasution Lt. 1 Kampus IPB Dramaga Bogor 16680<br />
Telp. 0251-8623 327/8627 446, E-Mail : cdaipb[at]ipb.ac.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/program-mahasiswa-wirausaha-2010-wahana-berkarir-sebagai-entrepreneur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>P3K IPB Gelar Temu Usaha dan Pameran Produk UMKM</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/p3k-ipb-gelar-temu-usaha-dan-pameran-produk-umkm/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/p3k-ipb-gelar-temu-usaha-dan-pameran-produk-umkm/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 14:45:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[ipb]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Pusat Penelitian dan Pengembangan Kewirausahaan (P3K) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Institut Pertanian Bogor (IPB) bekerjasama  dengan Program Penumbuhkembangan Lembaga Intermediasi PI-UMKM BPPT menggelar Temu Usaha dan Pameran Produk  Temu Usaha dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), 19 -20 November 2009 di IPB International Convention Center (IICC), Bogor.Temu usaha dan pameran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pusat Penelitian dan Pengembangan Kewirausahaan (P3K) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), <a href="http://www.ipb.ac.id">Institut Pertanian Bogor (IPB)</a> bekerjasama  dengan Program Penumbuhkembangan Lembaga Intermediasi PI-UMKM BPPT menggelar Temu Usaha dan Pameran Produk  Temu Usaha dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), 19 -20 November 2009 di IPB International Convention Center (IICC), Bogor.<span id="more-63"></span>Temu usaha dan pameran ini merupakan puncak rangkaian kegiatan dalam rangka Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing (UMKM) melalui Program Inkubasi Bisnis dan Teknologi kepada usaha-usaha yang merupakan tenant P3K LPPM IPB. Acara ini  diikuti 40 UMKM-Tenant yang sehari sebelumnya telah mengikuti pelatihan manajemen inovasi dan pelatihan fasilitasi dengan lembaga keuangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Temu usaha menampilkan narasumber Ubaydillah (Astra Mitra Ventura) dan Ari Sulistiogo (LPDB KUMKM BPPT). Keduanya mendampingi 40 UMKM  menyusun business plan untuk memperoleh dana kredit bergulir dari BPPT yang besarannya berkisar Rp 100 &#8211; 200 juta, tergantung kebutuhan modal usaha tiap UMKM.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, tercatat sebanyak 16 jenis usaha dipamerkan 40 UMKM-Tenant diantaranya: kerajinan mendong (Tasikmalaya), minyak dan kerajinan akar wangi (Garut), madu Sumbawa (Jakarta), jamur tiram (Bogor), brownies Bogor (Bogor), sayuran segar (Pacet Cianjur), kerajinan kertas (Bogor), keripik pisang (Bogor), Camelia busana muslim (Cimahi), kerajinan partikel board (Vas, Bogor), industri nata de coco (Bogor), kerajinan kulit (Garut), kerajinan batu kerik (Jakarta), industri kerangka besi (Bandung), industri alumunium (Bandung) dan kerajinan rumah bambu (Bogor). Pelaksanaan pameran produk UMKM-Tenant sangat bermanfaat, selain memperkenalkan produk yang dihasilkan dan mendapatkan pelanggan tetap, juga dapat membuka pasar lebih luas. (ris)</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : <a href="http://www.ipb.ac.id/id/?b=1394">situs IPB</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/p3k-ipb-gelar-temu-usaha-dan-pameran-produk-umkm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>P3K IPB Latih Manajemen Inovasi UMKM Binaan 4 Perguruan Tinggi</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/p3k-ipb-latih-manajemen-inovasi-umkm-binaan-4-perguruan-tinggi/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/p3k-ipb-latih-manajemen-inovasi-umkm-binaan-4-perguruan-tinggi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 14:56:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[ipb]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Para pengusaha UMKM tidak perlu khawatir dengan persaingan yang sangat tajam saat ini kerena menurutnya 95 persen transaksi masih dikuasai oleh pasar tradisional. Demikian disampaikan Sekretaris P3K LPPM IPB dalam sambutannya ketika membuka Pelatihan Manajemen Inovasi UMKM di Ruang Sidang Serbaguna P3K IPB.
Kepala Inkubator Bisnis  IPB, Ir. Muslich, MSi. Menyampaikan tidak mungkin seluruh angkatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Para pengusaha UMKM tidak perlu khawatir dengan persaingan yang sangat tajam saat ini kerena menurutnya 95 persen transaksi masih dikuasai oleh pasar tradisional. Demikian disampaikan Sekretaris P3K LPPM IPB dalam sambutannya ketika membuka Pelatihan Manajemen Inovasi UMKM di Ruang Sidang Serbaguna P3K IPB.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepala Inkubator Bisnis  IPB, Ir. Muslich, MSi. Menyampaikan tidak mungkin seluruh angkatan kerja diserap oleh swasta karena saat ini pertumbuhan tenaga kerja tidak sebanding dengan peluang kerja. Sangat disayangkan pola pikir masyarakat masih kuat sekali bahwa sekolah itu untuk jadi pegawai. Untuk itu pola pikir berwirausaha perlu terus ditanamkan, Pelatihan ini juga dimaksudkan dalam rengka membuka wawasan tentang mengembangkan inovasi usaha kecil dan menengah.<span id="more-71"></span>Muslich menegaskan peserta pelatihan akan difasilitasi oleh Lembaga Pengelola Dana Bergulir yang berada dibawah kementrian Koperasi dan UMKM untuk itu harus dilatih bagaimana menyususn business plan yang rapi.<br />
Selain di latih manajemen inovasi UMKM dengan strategi pemasaran UMKM para peserta juga dilatih tentang rencana pengembangan usaha dan analisis keuangan diharapkan kedepan pengusaha UMKM dapat mengembangkan bisnisnya.<br />
Produk-produk yang dihasilkan UMKM sangat beragam mulai dari beras organik, akar wangi, jamur tiram, handycraft, busana muslim, ikan balita,tikar mendong, sepatu hingga jaket kulit. Produk-produk tersebut dipamerkan di IPB International Convention Center bersamaan dengan berlangsungnya pelatihan di hari ke dua.</p>
<p style="text-align: justify;">UMKM yang hadir dalam pelatihan merupakan UMKM hasil binaan dari P3K IPB, 6 UMKM binaan Institut Koperasi Indonesia, 6 UMKM binaan Politeknik manufaktur dan 5 UMKM binaan Universitas Jenderal Soedirman. (Dh)</p>
<p style="text-align: justify;">sumber : <a href="http://www.ipb.ac.id/id/?b=1369">situs IPB </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/p3k-ipb-latih-manajemen-inovasi-umkm-binaan-4-perguruan-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IPB Dampingi Pengembangan Kewirausaahan Pertanian di 14 Desa di Lingkar Kampus</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/ipb-dampingi-pengembangan-kewirausaahan-pertanian-di-14-desa-di-lingkar-kampus/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/ipb-dampingi-pengembangan-kewirausaahan-pertanian-di-14-desa-di-lingkar-kampus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 14:52:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[ipb]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sukses dengan program jumat keliling (jumling) di 14 desa di Lingkar Kampus yang dilaksanakan sejak 2008 lalu, IPB kemudian menindaklanjuti program tersebut dengan program pendampingan. Yaitu  dalam bidang kewirausaahan di bidang pertanian. 
Program ini dilakukan berdasarkan pemetaan dan identifikasi yang telah didapatkan pada jumling tahun lalu.Begitu dipaparkan oleh Wakil Kepala LPPM Bidang Pengabdian Kepada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah sukses dengan program jumat keliling (jumling) di 14 desa di Lingkar Kampus yang dilaksanakan sejak 2008 lalu, IPB kemudian menindaklanjuti program tersebut dengan program pendampingan. Yaitu  dalam bidang kewirausaahan di bidang pertanian. <span id="more-68"></span><br />
Program ini dilakukan berdasarkan pemetaan dan identifikasi yang telah didapatkan pada jumling tahun lalu.Begitu dipaparkan oleh Wakil Kepala LPPM Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat, Dr.Ir. Prastowo, M.Eng., pada penutupan Dies Natalis IPB Ke 46, sekaligus kegiatan“Bhakti Sosial IPB Pendampingan Pengembangan Kewirausahaan Pertanian Desa Lingkar Kampus,” (8/11) di ICDF, Kebun Percobaan Cikarawang, Kampus IPB Dramaga, Bogor.</p>
<p>“Program ini dilakukan dengan semangat memberdayakan masyarakat di lingkar kampus, dan juga stimulan kepada stakeholder lainnya dalam berpartisipasi kepada masyarakat. Sehingga tidak hanya menjadi tanggung jawab perguruan tinggi, tapi juga diikuti partisipasi dari stakeholder lain dalam memberdayakan masyarakat menuju kemandirian,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, hasil dari jumling tahun lalu, LPPM IPB telah melakukan pemetaan dan identifikasi terhadap kebutuhan masing-masing di 14 desa itu. Diantaranya adalah pemetaan biofisik melalui Citra Land Satelite, dan pemetaan social ekonomi yang sedang berjalan. LPPM IPB akan memberikan 19 program kepada warga di 14 desa lingkar kampus.</p>
<p>Namun, yang paling awal dan telah dilaksanakan yaitu 6 program di bulan November – Desember 2009. Program terebut meliputi Pengembangan Budidaya Tanaman Jambu, Pengembangan Lembaga Keuangan Mikro, Klinik Tanaman, Peningkatan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Pengembangan Industri Rumah Tangga, Pengembangan Agrowisata, Pengembangan Budidaya Padi Sehat/Organik, Teknik dan Manejemen Pembuatan kompos, Pelatihan Pedagang Makanan Jajanan, Perbaikan Kualitas Kesehatan Lingkungan, Teknik dan Manejemen Pembuatan Biogas, Pengembangan Posdaya, Pengembangan Ternak Kambing, dan Pengembangan Budidaya Ikan Air Tawar.</p>
<p>“Keempat belas desa tersebut rata-rata akan mendapatkan dua program, namun ada juga yang sampai tiga. Tiap desa berbeda-beda sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya, Desa Cikarawang cocok untuk program Pengembangan Budidaya Tanaman Jambu, sementara untuk Kelurahan Setu Gede lebih cocok program Pengembangan Agrowisata, berbeda dengan Desa Dramaga yang cocok untuk program Pengembangan Budidaya Ikan Air Tawar. Program pemberdayaan ini tidak akan berhenti sampai di sini tapi akan terus bergulir tiap tahun,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Dr. Prastowo, dalam pelaksanaan nanti LPPM akan dibantu oleh tiap Fakultas di lingkungan IPB. Para Dekan akan diberi tanggungjawab sebagai pengarah, sementara LPPM sebagai koordinator. “Pelaksanannya akan dikerjakan oleh tim dari Departemen atau pusat yang mandat keilmuannya sesuai dengan program yang akan diterapkan di desa,” ujarnya.</p>
<p>Kepala Desa Cikarawang, Suhandi mewakili kepala desa dan lurah 14 desa yang hadir,  menyambut baik program ini, dan bersyukur program ini diarahkan kepada 14 desa di lingkar kampus. “ Mudah-mudahan program ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga di lingkar kampus IPB,” ujarnya.</p>
<p>Dalam Kegiatan tersebut, Rektor IPB, Prof.Dr.Ir.Herry Suhardiyanto, M.Sc. memberikan Peta Rencana Kegiatan Bakti Sosial kepada masing – masing lurah dan kepala desa.(man)</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : <a href="http://www.ipb.ac.id/id/?b=1351">situs IPB </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/ipb-dampingi-pengembangan-kewirausaahan-pertanian-di-14-desa-di-lingkar-kampus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemberdayaan Kelompok Tani di Cikarawang Bogor</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/pemberdayaan-kelompok-tani-di-cikarawang-bogor/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/pemberdayaan-kelompok-tani-di-cikarawang-bogor/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 14:45:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Cikarawang]]></category>
		<category><![CDATA[ipb]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[P2SDM IPB Membentuk Posdaya
Ada banyak keuntungan dengan bergabung ke dalam kelompok tani. Selain saling berinteraksi, tukar pengalaman dan ilmu diantara para petani, juga memudahkan pemberian bantuan lembaga atau perorangan yang ingin berpartisipasi dengan kelompok tani tersebut. Hal ini terbukti pada kelompok tani di Desa Cikarawang. Kelompok tani di desa ini mendapatkan perhatian dari PT. Akzonobel [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">P2SDM IPB Membentuk Posdaya</p>
<p style="text-align: justify;">Ada banyak keuntungan dengan bergabung ke dalam kelompok tani. Selain saling berinteraksi, tukar pengalaman dan ilmu diantara para petani, juga memudahkan pemberian bantuan lembaga atau perorangan yang ingin berpartisipasi dengan kelompok tani tersebut. Hal ini terbukti pada kelompok tani di Desa Cikarawang. Kelompok tani di desa ini mendapatkan perhatian dari PT. Akzonobel Car Refinisher Indonesia.<span id="more-65"></span>Dalam rangka memberdayakan dan memfasilitasi petani Cikarawang dengan PT. Akzonobel Car Refinisher Indonesia, IPB melalui P2SDM LPPM IPB membentuk Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya). Tujuan pendirian Posdaya ini tak lain adalah dalam rangka memberdayakan kelompok tani di sana. Pemberdayaan ini meliputi bidang pendidikan, pertanian dan kesehatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembentukan Posdaya di Cikarawang ini dilakukan dalam suatu kegiatan bertajuk “Program Pemberdayaan Masyarakat Cikarawang Melalui Posdaya Oktober-November 2009 kerjasama P2SDM LPPM IPB dengan PT. Akzonobel Car Refinisher Indonesia, (30/10), di Aula Kantor Desa Cikarawang. Dalam kegiatan tersebut, hadir pejabat Desa Cikarawang dan IPB diantaranya adalah, Kepala Desa, Suhandi, PPLH Bidang Pertanian untuk wilayah Desa Cikarawang, Sulaeman Ahmad, Amd., Staf Divisi P2SDM LPPM IPB Dr. Saharuddin, Staf P2SDM IPB, Ir. Yanefri Bachtiar, M.Si, Staf Humas untuk pembinaan Lingkar Kampus IPB, Drs. Awaluddin, tokoh agama, tokoh pemuda dan anggota masyarakat Cikarawang.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain pejabat desa, juga hadir empat kelompok tani yang berada tersebut, yaitu, Kelompok Tani Hurip, Setia, Subur Jaya dan Kelompok Tani Wanita. Dalam sambutannya Kepala Desa Cikarawang, Suhandi mengharapkan, kerjasama antara IPB, Desa Cikarawang dan PT. Akzonobel Car Refinisher Indonesia ini, dapat memberikan nilai positif dan manfaat bagi warganya.</p>
<p style="text-align: justify;">“Saya mengucapkan terimakasih kepada IPB dan PT. Akzonobel Car Refinisher Indonesia, mudah-mudahan kegiatan ini nanti memberikan nilai positif di sini,” ujarnya.Ucapan terimakasih juga dikatakan oleh Sulaeman Ahmad, kepada IPB yang telah berusaha di dalam memajukan petani di Desa Cikarawang.</p>
<p style="text-align: justify;">“Setelah pembinaan nanti, saya mohon jangan berhenti sampai di sini saja, tapi harus ditindaklanjuti. Kepada para petani saya mengucapkan terimakasih karena kelompk tani di sini selalu kompak satu sama lainnya. Bagi yang belum bergabung saya harap bisa segera bergabung,” ujar Sulaeman.Ia juga mengatakan, dengan adanya kegiatan yang positif ini diharapkan dapat terus mendukung pembangunan pertanian di desa ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, petani ubi Ahmad Bastari, ketika ditanya harapan dengan dibentuknya Posdaya ini merasa bersyukur, mengingat masih banyaknya pengangguran di desanya itu.Alasan Desa Cikarawang dipilih untuk dibina melalui Posdaya, Dr. Saharudin mengatakan, ada tiga kriteria yang harus dipenuhi. Pertama, sebagian besar memiliki wilayah pertanian, kedua, pertanian di wilayah tersebut memerlukan sentuhan teknologi, dan yang ketiga, masyarakatnya mau bekerja keras.</p>
<p style="text-align: justify;">“Bentuk kerjasama masyarakat dengan IPB adalah melalui Posdaya. Nanti, Posdaya ini diisi dengan kegiatan-kegiatan  yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat di sini,” ujarnya. (man/wal)</p>
<p style="text-align: justify;">sumber : <a href="http://www.ipb.ac.id/id/?b=1349">situs IPB </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/pemberdayaan-kelompok-tani-di-cikarawang-bogor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
