<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PPUKM - IPB &#187; Kegiatan</title>
	<atom:link href="http://ppukm.ipbana.com/category/kegiatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ppukm.ipbana.com</link>
	<description>Program Perkuatan Unit Usaha Kecil &#38; Menengah Produk Agroindustri - IPB</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Jul 2011 02:21:35 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Seminar Kiat Memilih, Menangani, dan Menyimpan Daging</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/seminar-kiat-memilih-menangani-dan-menyimpan-daging/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/seminar-kiat-memilih-menangani-dan-menyimpan-daging/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 May 2011 23:06:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[kiat memilih daging]]></category>
		<category><![CDATA[seminar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=177</guid>
		<description><![CDATA[Para peserta seminar silih berganti naik ke atas panggung demonstrasi untuk membedakan mana ayam segar, ayam berformalin, dan ayam tiren atau mati kemarin. Peserta yang didominasi kaum ibu ini terlihat antusias, sambil sesekali mencoba untuk menyentuh ketiga ayam yang berbeda tersebut bahkan memotretnya dari dekat.Ya, mereka adalah peserta seminar “Bagaimana Memilih, Menangani dan Menyimpan Daging [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Para peserta seminar silih berganti naik ke atas panggung demonstrasi untuk membedakan mana ayam segar, ayam berformalin, dan ayam tiren atau mati kemarin. Peserta yang didominasi kaum ibu ini terlihat antusias, sambil sesekali mencoba untuk menyentuh ketiga ayam yang berbeda tersebut bahkan memotretnya dari dekat.Ya, mereka adalah peserta seminar “Bagaimana Memilih, Menangani dan Menyimpan Daging Serta Hasil Olahannya” Plus Demo Mengenal dan Menguji Kualitas Daging, yang digelar di Auditorium Rektorat Andi Hakim Nasoetion Kampus IPB Darmaga, Rabu (11/5).</p>
<p style="text-align: justify;">Seminar ini diselenggarakan oleh Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (IPH dan Kesmavet) Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) IPB, kerjasama dengan Pengurus Pusat Persatuan Istri Dokter Hewan Indonesia (PIDHI). Seminar yang dibuka oleh Dekan FKH IPB Prof.Dr.drh. I Wayan Teguh Wibawan ini menghadirkan pembicara Prof.Dr.drh. M. Agatha Winny Sanjaya, staf pengajar di Departemen IPH dan Kesmavet FKH IPB, dan Dr.Ir. Elisina D Morimarna, Head QA/QC/RnD Dept, PT. Sierad Produce. Masing-masing pembicara menyampaikan “Kiat Memilih dan Menangani Daging”, dan “Kiat Menangani dan Menyimpan Hasil Olahan Ternak”. Dalam uraiannya, Prof. Winny menjelaskan kriteria daging sapi sehat, yakni warna merah cerah, aroma agak amis sampai tidak berbau, lapisan lemak tipis kecuali bagian tertentu, serabut otot agak kasar dan kenyal. Sedangkan ciri-ciri daging ayam yang baik adalah warna kulit ayam putih kekuningan, cerah, mengkilat dan bersih, konsistensi otot dada dan paha kenyal elastic, terasa lembab dan tidak lengket, bau spesifik daging tidak menyengat, bagian dalam karkas dan serabut otot warna putih agak pucat, serta pembuluh darah di leher dan sayap kosong atau tidak ada sisa-sisa darah.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini diikuti oleh para anggota PIDHI, anggota Agrianita IPB, kaum ibu dari Desa-Desa Lingkar Kampus, para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI), mahasiswa, pegawai dan staf pendidik IPB. (nm)</p>
<p style="text-align: left;">sumber : http://news.ipb.ac.id/news/id/d4686cf92612e66f2473343a89e187d3/seminar-kiat-memilih-menangani-dan-menyimpan-daging.html</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/seminar-kiat-memilih-menangani-dan-menyimpan-daging/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PPUKM IPB di Seminar Nasional BBRP2B Jakarta</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/ppukm-ipb-di-seminar-nasional-bbrp2b-jakarta/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/ppukm-ipb-di-seminar-nasional-bbrp2b-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2010 04:20:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[bakso]]></category>
		<category><![CDATA[ppukm ipb]]></category>
		<category><![CDATA[publikasi]]></category>
		<category><![CDATA[seminar]]></category>
		<category><![CDATA[semnas bbrp2b]]></category>
		<category><![CDATA[surimi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=163</guid>
		<description><![CDATA[PPUKM IPB berpartisipasi dalam Seminar Nasional Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan II (Pengolahan Produk dan Bioteknologi sebagai Ujung Tombak Pencapaian Indonesia Penghasil Produk Kelautan dan Perikanan Terbesar  2015) yang diselenggarakan di Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Slipi Jakarta pada tanggal 9 Agustus 2010. Makalah yang disampaikan dalam seminar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">PPUKM IPB berpartisipasi dalam Seminar Nasional Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan II (Pengolahan Produk dan Bioteknologi sebagai Ujung Tombak Pencapaian Indonesia Penghasil Produk Kelautan dan Perikanan Terbesar  2015) yang diselenggarakan di Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, <a href="http://www.bbrp2b.kkp.go.id">Slipi</a> Jakarta pada tanggal 9 Agustus 2010. Makalah yang disampaikan dalam seminar itu adalah “Perubahan Karakteristik Surimi Ikan Air Tawar Akibat Pengaruh Pengkomposisian Dan Penyimpanan Dingin” dan “Bakso Ikan Lele (<em>Clarias</em> sp.) Aneka Warna Sebagai Alternatif Jajanan Anak Sekolah. Adapun abstrak dari makalah tersebut sebagai berikut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span id="more-163"></span>Perubahan Karakteristik Surimi Ikan Air Tawar Akibat Pengaruh Pengkomposisian Dan Penyimpanan Dingin </strong><br />
(Characteristic Changes of Freshwater Surimi as Affected by Compositioning and Chill Storaging)</p>
<p style="text-align: justify;">Joko Santoso1, Heru Sumaryanto1, Chairita2, Pudji Muljono3<br />
1    Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB, Kampus IPB Darmaga Bogor<br />
2    Balai Besar Pengembangan dan Pengendalian (BBP2HP), Departemen Kelautan dan Perikanan, Muara Baru, Jakarta<br />
3    Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia IPB,  Kampus IPB Darmaga Bogor</p>
<p style="text-align: justify;">ABSTRACT<br />
This experiment was carried out to study the effects of leaching, compositioning, and chill storage of surimi made from fresh water fish.  One time leaching of each minced fish of carp, nile tillapia and cat fish, produced the higest gel strength values of 912, 792 and 540 g cm respectively.  Compositioning of surimi between carp and nile tillapia; carp and cat fish; nile tillapia and cat fish in proportion 1 : 1 gave the highest value of gels strength with the values were 1368, 792, and 612 g cm respectively.  During chill storage of surimi, deterioration process still occurred indicated by increasing value of total volatile basic nitrogen (TVBN) and total plate count (TPC); and also decreasing contents salt soluble protein. Those deteriorations process also affected the characteristic of surimi i.e. decreasing values of gel strength, water holding capacity (WHC), and whiteness.<br />
Keywords: chill storage, compositioning, fresh water, surimi</p>
<p style="text-align: justify;">ABSTRAK<br />
Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh pencucian, pengkomposisian dan penyimpanan dingin surimi yang dibuat dari ikan air tawar.  Satu kali pencucian daging lumat ikan mas, nila dan lele, menghasilkan kekuatan gel tertinggi dengan nilai bertutur-turut 912, 792 dan 540 g cm.  Pengkomposisian antara ikan mas dan nila, mas dan lele, nila dan lele dengan perbandingan 1:1 memberikan nilai kekuatan gel tertinggi dengan nilai masing-masing sebesar 1368, 792, dan 612 g cm.  Selama penyimpanan dingin surimi, proses kemunduran mutu masih terjadi yang ditandai dengan meningkatnya nilai total volatil basa nitrogen (TVBN) dan total mikroba (TPC), dan juga menurunnya kandungan protein larut garam.  Proses kemunduran mutu tersebut juga berpengaruh terhadap karakteristik surimi yaitu menurunnya nilai kekuatan gel, daya ikan air (WHC) dan derajat putih.</p>
<p style="text-align: justify;">Kata kunci: penyimpanan dingin, pengkomposisian, ikan air tawar, surimi</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Bakso ikan lele (clarias sp.) Aneka warna sebagai alternatif jajanan anak sekolah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tatty Yuniarti1 , Alvi Nur Yudistira1, Hendria Suhrawardhan1, Heru Sumaryanto2</p>
<p style="text-align: justify;">Alamat korespondensi: Tatty Yuniarti, Jurusan Penyuluhan Perikanan,<br />
Sekolah Tinggi Perikanan, Jl Cikaret No. 2, Bogor, Telp. (0251) 8485231, Fax. (0251) 8485169, Hp.081317364308</p>
<p style="text-align: justify;">ABSTRAK</p>
<p style="text-align: justify;">Anak sekolah menghabiskan sebagian besar waktunya di lingkungan sekolah. Selama berada di lingkungan sekolah, anak-anak membutuhkan asupan energi untuk menunjang aktivitas mereka. Asupan energi diperoleh dari makanan dan minuman yang mereka konsumsi baik dari bekal yang dibawa dari rumah maupun dengan membeli jajan di sekolah. Salah satu jajanan anak sekolah yang berupa produk olahan daging dan ikan yang disukai anak-anak adalah bakso. Untuk meningkatkan ketertarikan anak sekolah pada olahan ikan perlu dilakukan pengembangan tampilan dari produk. Peningkatan kualitas jajanan anak sekolah dapat dilakukan melalui diversifikasi produk jajanan yang dengan menggunakan bahan baku bernilai gizi tinggi. Ikan merupakan sumber konsumsi protein terbesar dibandingkan telur dan daging. Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan konsumsi ikan perkapita dari 30 kg/tahun menjadi 31,4 Kg/tahun. Ikan lele (Clarias sp.) adalah bahan pangan dengan kandungan protein tinggi. Ikan lele dapat disubtitusikan sebagai sumber protein dalam jajanan anak. Produksi ikan lele di Kabupaten Bogor pada tahun 2009 adalah 10.890 ton dari total produksi ikan air tawar sebesar 19.479 ton. Dengan menggunakan ikan lele sebagai bahan baku jajanan anak diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat penerimaan konsumen yaitu anak-anak SD terhadap bakso ikan lele aneka warna .Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Penelitian pendahuluan pertujuan untuk mengetahui komposisi bahan yang paling tepat dalam pembuatan bakso ikan. Pengujian yang dilakukan adalah uji organoleptik yang dilakukan oleh 30 orang panelis, dan uji lipat (folding test). Pengujian dilakukan untuk memperoleh kombinasi terbaik dari ketiga bahan tersebut. Bakso ikan hasil penelitian pendahuluan selanjutnya dipergunakan dalam penelitian utama. Pada penelitian utama, bakso ikan ditambahkan pewarna alami berupa angkak, cabe merah keriting, dan bayam. Tujuan penambahan bahan tersebut adalah memberikan warna yang berasal dari bahan yang aman bagi kesehatan anak. Konsentrasi bahan-bahan tersebut dalam bakso ikan akan dicobakan secara trial and error untuk memperoleh konsentrasi bahan yang memberikan pewarnaan terbaik.</p>
<p style="text-align: justify;">Kata kunci: Bakso, ikan lele, jajanan anak sekolah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/ppukm-ipb-di-seminar-nasional-bbrp2b-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar Nasional II: Keamanan Dan Mutu Produk Agroindustri</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/seminar-nasional-ii-keamanan-dan-mutu-produk-agroindustri/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/seminar-nasional-ii-keamanan-dan-mutu-produk-agroindustri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 09:42:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[ipb]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan produk agroindustri]]></category>
		<category><![CDATA[mutu produk agroindustri]]></category>
		<category><![CDATA[seminar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Seminar Nasional II: Keamanan Dan Mutu Produk Agroindustri
(Sistem Jaminan Keamanan dan Mutu Produk Berbasis Peternakan &#38; Perikanan)
Dari sisi investasi, sektor agroindustri khususnya agroindustri berbasis  peternakan dan perikanan memiliki peluang yang sangat menarik. Terjadinya krisis moneter dan ekonomi yang menggeser paradigma pembangunan di sektor ekonomi dari broad based spectrum economy menjadi resource based economy semakin mengkongkritkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Seminar Nasional II: Keamanan Dan Mutu Produk Agroindustri<br />
(Sistem Jaminan Keamanan dan Mutu Produk Berbasis Peternakan &amp; Perikanan)</p>
<p style="text-align: justify;">Dari sisi investasi, sektor agroindustri khususnya agroindustri berbasis  peternakan dan perikanan memiliki peluang yang sangat menarik. Terjadinya krisis moneter dan ekonomi yang menggeser paradigma pembangunan di sektor ekonomi dari <em>broad based spectrum economy</em> menjadi <em>resource based economy</em> semakin mengkongkritkan peluang tersebut.  Pada sisi yang lain, produk-produk agroindustri Indonesia harus semakin kompetitif, sebagai dampak dari ditandatanganinya kesepakatan akhir GATT Putaran Uruguay di Marakesh-Maroko oleh pemerintah Indonesia.  Produk-produk agroindustri yang dihasilkan dituntut untuk dapat bersaing di pasar global dan produk lokal/nasional yang ada dapat menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu kunci memenangkan persaingan ini adalah keamanan dan mutu produk yang tinggi. Diantara produk-produk agroindustri yang ada, maka produk agroindustri berbasis peternakan dan perikanan perlu lebih menjadi perhatian. Hal ini disebabkan sifat kedua produk tersebut yang sangat mudah rusak (<em>highly/very highly perishable food</em>). Dengan demikian, harus ada suatu sistem jaminan keamanan dan mutu untuk produk-produk tersebut agar dapat memberikan jaminan mutu (quality assurance) bagi konsumen.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan beberapa pertimbangan di atas, maka P2SDM &amp; CENTRAS- LPPM IPB bekerja sama dengan Ditjen Peternakan-Kementerian Pertanian, Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil-Kementerian Kelautan dan Perikanan, SEAFAST Center dan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) bermaksud untuk mengadakan acara berupa SEMINAR NASIONAL II dengan tema: <em>“Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Produk Berbasis Peternakan dan Perikanan”</em> yang akan diikuti oleh berbagai kalangan, baik sebagai Staf/Pejabat Pemerintah dari Dinas Terkait, Dosen/Peneliti, Praktisi di Industri Swasta/BUMN/BUMD, LSM dan mahasiswa dari seluruh Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan Seminar Nasional ini merupakan seminar seri-2 dilangsungkan, untuk melihat perkembangan isu-isu terkini terkait tema seminar di atas.  Seminar sehari ini akan dilakukan pada tanggal 20 Juli 2010 di Kampus IPB Baranangsiang &#8211; Bogor.</p>
<p style="text-align: justify;">Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sekretariat Panitia:<br />
Pusat Studi Hewan Tropika (CENTRAS)<br />
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat<br />
Institut Pertanian Bogor<br />
Jalan Raya Pajajaran, Kampus IPB Baranangsiang-Bogor<br />
Telp/Fax. (0251) 8350413<br />
E-mail Panitia: seminas.keamananmutu@yahoo.com<br />
Hotline service: 08129863130.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/seminar-nasional-ii-keamanan-dan-mutu-produk-agroindustri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Training HACCP Angkatan XIII (19-23 Juli 2010)</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/training-haccp-angkatan-xiii-19-23-juli-2010/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/training-haccp-angkatan-xiii-19-23-juli-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 05:27:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[HACCP]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[sertifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Training HACCP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[TRAINING HACCP ANGKATAN XIII
SERTIFIKASI PERSONIL PENANGGUNG JAWAB MUTU
PADA AGROINDUSTRI PERIKANAN-PETERNAKAN-PANGAN
(Bogor &#38; Jakarta, 19-23 Juli 2010)
Sistem manajemen mutu keamanan pangan (berbasis produk-produk perikanan/peternakan/pertanian tanaman pangan &#38; hortikultura/perkebunan/kehutanan) yang diwajibkan oleh pemerintah Indonesia adalah sistem yang menerapkan konsepsi Hazard Analysis &#38; Critical Control Points (HACCP). Implikasinya, agribisnis/agroindustri berbasis produk perikanan/peternakan/pertanian tanaman pangan &#38; hortikultura/perkebunan/ kehutanan/pangan harus memiliki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>TRAINING HACCP ANGKATAN XIII<br />
SERTIFIKASI PERSONIL PENANGGUNG JAWAB MUTU<br />
PADA AGROINDUSTRI PERIKANAN-PETERNAKAN-PANGAN<br />
(Bogor &amp; Jakarta, 19-23 Juli 2010)</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sistem manajemen mutu keamanan pangan (berbasis produk-produk perikanan/peternakan/pertanian tanaman pangan &amp; hortikultura/perkebunan/kehutanan) yang diwajibkan oleh pemerintah Indonesia adalah sistem yang menerapkan konsepsi Hazard Analysis &amp; Critical Control Points (HACCP). Implikasinya, agribisnis/agroindustri berbasis produk perikanan/peternakan/pertanian tanaman pangan &amp; hortikultura/perkebunan/ kehutanan/pangan harus memiliki Penanggung Jawab Mutu/ Keamanan Pangan (sebagai manager quality control/quality assurance) yang bersertifikat HACCP tersebut.  Melalui pelatihan ini diharapkan akan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta pelatihan tentang konsepsi HACCP dan implementasinya pada agribisnis/agroindustri berbasis produk-produk perikanan/peternakan/pertanian tanaman pangan &amp; hortikultura/perkebunan/kehutanan/pangan (tradisional dan modern).</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-151"></span>Pelatihan Penerapan HACCP pada agroindustri perikanan, peternakan dan pangan ini dirancang berdasarkan sistem manajemen mutu keamanan pangan yang berbasis ISO 22000. Pelatihan dilakukan dengan kuliah/ceramah, praktek di industri produk perikanan/peternakan/pangan, dan diskusi. Materi pelatihan antara lain meliputi: mutu dan orientasi konsumen, pengetahuan bahan dan manajemen mutu keamanan pangan pada produk perikanan/peternakan/pangan, prerequisite program HACCP: SSOP/GMP, kebijakan nasional tentang HACCP, akreditasi dan sertifikasi HACCP, teknik audit SSOP/GMP, prinsip HACCP, penyusunan rancangan HACCP (HACCP Plan), teknik audit/verifikasi penerapan HACCP dan prosedur pengawasan penerapan HACCP.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelatihan ini juga sebagai bentuk sertifikasi profesi di bidang manajemen mutu keamanan pangan.  Bagi Dosen/PNS/Praktisi, kegiatan ini juga sebagai persiapan untuk menjadi trainer/konsultan yang bersertifikat dari competent authority.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai angkatan XII, telah berhasil dilakukan sertifikasi terhadap lebih 540 personil yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai Praktisi (agribisnis/agroindustri berbasis produk-produk perikanan/peternakan/pertanian tanaman pangan &amp; hortikultura/perkebunan/kehutanan/pangan), PNS (dosen/ staf pengajar/pejabat di Dinas terkait), dan konsultan. Peserta pelatihan ini akan dibagi dalam tiga kelompok peminatan, yaitu perikanan, peternakan, dan pangan dengan masing-masing kelompok berjumlah maksimum 30 peserta.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>SEKRETARIAT</strong><br />
PELATIHAN &amp; PENDAFTARAN:</p>
<p style="text-align: justify;">P2SDM-LPPM-IPB<br />
Kampus IPB Baranangsiang, Bogor<br />
Telp/Fax.(0251) 8381215; HP 08129863130<br />
CP : Ibu Tini Suarti (0251-8381215);  Warcito, SP (085217306479);  Saepul Asikin, SP (08128447177)</p>
<p style="text-align: justify;">Daftarkan segera…..karena peserta terbatas !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/training-haccp-angkatan-xiii-19-23-juli-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PPUKM IPB di Seminar Nasional Kelautan VI Hang Tuah</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/ppukm-ipb-di-seminar-nasional-kelautan-vi-hang-tuah/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/ppukm-ipb-di-seminar-nasional-kelautan-vi-hang-tuah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2010 14:14:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[asistensi]]></category>
		<category><![CDATA[ikan asap]]></category>
		<category><![CDATA[ppukm ipb]]></category>
		<category><![CDATA[seminar kelautan hang tuah]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[PPUKM IPB berpartisipasi dalam Seminar Nasional Kelautan VI (Global Warming dalam Perspektif : Peluang dan Tantangan) yang diselenggarakan di Universitas Hang Tuah Surabaya pada tanggal 22 April 2010. Makalah yang disampaikan dalam seminar itu adalah “Model Pengembangan UKM Ikan Asap di Indonesia oleh Perguruan Tinggi (Studi Kasus : Pelaksanaan PPUKM-IPB dalam Asistensi Teknologi Ikan Asap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">PPUKM IPB berpartisipasi dalam Seminar Nasional Kelautan VI (<em>Global Warming dalam Perspektif : Peluang dan Tantangan</em>) yang diselenggarakan di Universitas Hang Tuah Surabaya pada tanggal 22 April 2010. Makalah yang disampaikan dalam seminar itu adalah “Model Pengembangan UKM Ikan Asap di Indonesia oleh Perguruan Tinggi (Studi Kasus : Pelaksanaan PPUKM-IPB dalam Asistensi Teknologi Ikan Asap Khas Daerah)“. Makalah ini disusun dari hasil pengalaman dan penelitian PPUKM-IPB enam tahun terakhir ini dalam mengembangkan dan memperkuat unit usaha kecil dan menengah (UKM) ikan asap di Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan perkuatan UKM ikan asap ini sebagian didanai oleh Kementerian Negara Riset dan Teknologi melalui program insentif Kementerian Negara Riset dan Teknologi 2010. Adapun abstrak dari makalah tersebut sebagai berikut.<span id="more-104"></span></p>
<p style="text-align: center;"><strong>MODEL PENGEMBANGAN UKM IKAN ASAP DI INDONESIA OLEH PERGURUAN TINGGI </strong><br />
(Studi Kasus: Pelaksanaan PPUKM-IPB dalam Asistensi Teknologi Ikan Asap Khas Daerah)<br />
oleh<br />
Heru Sumaryanto*,  Joko Santoso**,  Tjahja Muhandri***, Tatty Yuniarti****, dan Luthfi Assadad*****</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Abstrak</strong><br />
Ikan asap merupakan salah satu produk pangan tradisional (exotic indigenous food) yang sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia.  Berbagai produk olahan ikan asap di Indonesia telah menjadi produk khas daerah dan lokasi unit usahanya tersebar di berbagai propinsi dari Sumatera hingga Papua, antara lain adalah ikan sale, ikan pe dan iwak panggang, ikan fufu, ikan kayu dan ikan asar.  Memperhatikan lokasi produk yang tersebar di berbagai propinsi tersebut, maka dari sisi lain  menunjukkan besarnya potensi pasar ikan asap di dalam negeri.  Bahkan olahan ikan tersebut  memiliki pasar ekspor, yaitu: ikan kayu (semi-dried skipjack stick) dan teripang asap kering (dried-smoked sea cucumber).  Keseluruhan pelaku usaha di bidang olahan ikan ini berskala usaha kecil dan menengah (UKM). Dalam konteks pengembangan daerah/propinsi di Indonesia, komoditas ini dapat dijadikan komoditas unggulan daerah, sebagai upaya menciptakan peningkatan pembangunan dan pendapatan ekonomi dalam rangka otonomi daerah.  Dalam makalah ini, diuraikan kegiatan Program Perkuatan Unit Usaha Kecil dan Menengah Produk Agroindustri (PPUKM)-P2SDM-LPPM-IPB selama enam tahun terakhir ini  dalam asistensi teknologi dan manajemen bagi UKM ikan asap di berbagai daerah di Indonesia.  Dari  kegiatan ini, kemudian diketengahkan model pengembangan bagi UKM ikan asap di Indonesia.  Model pengembangan ini diarahkan untuk membentuk UKM yang kuat dan berbasis industri, serta produk-produknya semakin kompetitif di pasar.</p>
<p style="text-align: justify;">Kata kunci: ikan asap khas daerah, asistensi teknologi, penguatan UKM</p>
<p style="text-align: justify;">* Koordinator Program Perkuatan Unit Usaha Kecil dan Menengah Produk Agroindustri Pangan (PPUKM), P2SDM-LPPM-IPB/Dosen Departemen Teknologi Hasil Perairan-FPIK-IPB, Bogor.<br />
** Dosen Departemen Teknologi Hasil Perairan-FPIK-IPB, Bogor.<br />
*** Dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, FATETA-IPB, Bogor.<br />
**** Dosen Jurusan Penyuluhan Perikanan, Sekolah Tinggi Perikanan Kemen KP, Bogor.<br />
***** Peneliti Badan Riset Kelautan dan Perikanan Kemen KP, Jakarta.<br />
Alamat korespondensi: Heru Sumaryanto, Departemen Teknologi Hasil Perairan, Kampus IPB Darmaga-Bogor, Telp.08129863130, Fax.(0251)8652046, e-mail: herusuma@yahoo.com, http: //www.ppukm.ipbana.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/ppukm-ipb-di-seminar-nasional-kelautan-vi-hang-tuah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pameran Produk UKM Binaan LPPM IPB</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/pameran-produk-ukm-binaan-lppm-ipb/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/pameran-produk-ukm-binaan-lppm-ipb/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 02:23:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[pameran]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Sekitar 30 Usaha Kecil Menengah (UKM) mengikuti Pameran Produk UKM Binaan IPB bertajuk ’Mengisi Kemerdekaan Indonesia dengan Pemberdayaan UKM yang Lebih Mandiri’. Acara ini diselenggarakan 14-16 Agustus 2009 di Taman Koleksi Kampus IPB Baranang Siang. Acara diawali pembacaan laporan oleh Ketua Panitia, Prof.Dr.Musa Hubeis. ”Pameran ini dalam rangka meningkatkan kualitas produk UKM, disamping itu mengenalkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sekitar 30 Usaha Kecil Menengah (UKM) mengikuti Pameran Produk UKM Binaan IPB bertajuk ’Mengisi Kemerdekaan Indonesia dengan Pemberdayaan UKM yang Lebih Mandiri’. Acara ini diselenggarakan 14-16 Agustus 2009 di Taman Koleksi Kampus IPB Baranang Siang. Acara diawali pembacaan laporan oleh Ketua Panitia, Prof.Dr.Musa Hubeis. ”Pameran ini dalam rangka meningkatkan kualitas produk UKM, disamping itu mengenalkan UKM binaan IPB ke masyarakat,” kata Prof. Musa. Perwakilan PT. BNI Sentra Kredit Kecil Djuanda, Bogor, Edi Taryono, SE, MM mengatakan bantuan kredit BNI yang diberikan kepada UKM bersifat corporate social responsibility (CSR) yang alokasinya terbatas. ”Seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), masyarakat harus mengajukan usahanya untuk didanai. Saya juga mengharapkan kerjasama dinas-dinas untuk membina dan mengarahkan UKM sehingga bantuan kita dapat bermanfaat optimal.”</p>
<p style="text-align: justify;">BNI telah memberikan bantuan kredit pada 59 UKM binaan IPB. Dalam sambutannya, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB, Prof. Dr. Bambang Pramudya menyampaikan apresiasinya terhadap BNI yang telah mengucurkan kredit kecil bagi UKM. ”BNI merupakan satu-satunya bank mitra IPB yang mau memberikan bantuan kredit kecil pada UKM binaan IPB. Semoga di masa depan langkah ini diikuti bank lainnya,” ujar Prof. Bambang. Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala LPPM IPB.</p>
<p style="text-align: justify;">sumber : <a href="http://www.ipb.ac.id/id/?b=1255">situs IPB</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/pameran-produk-ukm-binaan-lppm-ipb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Training HACCP Angkatan XII included with ISO 22000</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/training-haccp-angkatan-xii-included-with-iso-22000/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/training-haccp-angkatan-xii-included-with-iso-22000/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 19:49:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>herusuma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[HACCP]]></category>
		<category><![CDATA[ISO 22000]]></category>
		<category><![CDATA[training]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Training HACCP Angkatan XII included with ISO 22000
Sertifikasi Personil Penanggung Jawab Mutu Agroindustri Perikanan &#8211; Peternakan &#8211; Pangan
Kerjasama:
Departemen Kelautan dan Perikanan
Departemen Pertanian
Institut Pertanian Bogor
Pelaksana Kegiatan
PROGRAM DIKLAT PROFESI &#8211; IPB
(Program Pendidikan, Pelatihan &#38; Sertifikasi Profesi)
PUSAT PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2009
APA DAN MENGAPA HACCP ?
Sistem manajemen mutu keamanan pangan (berbasis produk-produk perikanan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">Training HACCP Angkatan XII included with ISO 22000<br />
Sertifikasi Personil Penanggung Jawab Mutu Agroindustri Perikanan &#8211; Peternakan &#8211; Pangan</p>
<p style="text-align: center;">Kerjasama:<br />
Departemen Kelautan dan Perikanan<br />
Departemen Pertanian<br />
Institut Pertanian Bogor</p>
<p style="text-align: center;">Pelaksana Kegiatan<br />
PROGRAM DIKLAT PROFESI &#8211; IPB<br />
(Program Pendidikan, Pelatihan &amp; Sertifikasi Profesi)<br />
PUSAT PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA<br />
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT<br />
INSTITUT PERTANIAN BOGOR<br />
2009</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>APA DAN MENGAPA HACCP ?</strong><br />
Sistem manajemen mutu keamanan pangan (berbasis produk-produk perikanan, peternakan, pertanian tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan kehutanan) yang diwajibkan oleh pemerintah Indonesia adalah sistem yang menerapkan konsepsi Hazard Analysis &amp; Critical Control Points (HACCP). Implikasinya, agribisnis dan agroindustri berbasis produk perikanan, peternakan, pertanian tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, kehutanan dan pangan harus memiliki Penanggung Jawab Mutu/Keamanan Pangan (sebagai manager quality control atau quality assurance) yang bersertifikat HACCP tersebut. Melalui pelatihan ini diharapkan akan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta pelatihan tentang konsepsi HACCP dan implementasinya pada bidang agribisnis dan agroindustri berbasis produk-produk perikanan, peternakan, pertanian tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, kehutanan dan pangan pada umumnya baik tradisional dan modern.<br />
<span id="more-46"></span> Pelatihan ini juga sebagai bentuk sertifikasi profesi di bidang manajemen mutu keamanan pangan. Bagi Dosen/PNS/Praktisi, kegiatan ini juga sebagai persiapan untuk menjadi trainer/konsultan yang bersertifikat dari competent authority.<br />
Sampai angkatan XI, telah berhasil dilakukan sertifikasi terhadap lebih 500 personil yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai Praktisi (agribisnis/ agroindustri berbasis produk-produk perikanan/peternakan/pertanian tanaman pangan &amp; hortikultura/perkebunan/kehutanan/pangan), PNS (dosen/staf pengajar/pejabat/peneliti di Dinas terkait), dan konsultan. Peserta pelatihan akan dibagi dalam tiga kelompok, yaitu perikanan, peternakan, dan pangan dengan masing-masing kelompok berjumlah maksimum 30 peserta.<strong></strong></p>
<p style="text-align: left;"><strong>KOMPETENSI</strong><br />
1. Memahami konsepsi HACCP dan implementasinya pada bidang agribisnis dan agroindustri.<br />
2. Peserta siap menjadi tenaga trainer/konsultan HACCP.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>NARA SUMBER DAN FASILITATOR</strong><br />
• Dirjen Pengolahan &amp; Pemasaran Hasil Perikanan-DKP<br />
• Dirjen Bina Produksi Peternakan- DEPTAN<br />
• Dirjen Pengolahan &amp; Pemasaran Hasil Pertanian-DEPTAN<br />
• Ir. Santoso, M.Phil<br />
• Drh. Dajajadi Gunawan, M.Ph.<br />
• Ir. Heru Sumaryanto, M.Si.<br />
• Dr. Ir. Ratih Dewanti, M.Sc.<br />
• Dr. drh. Denny W. Lukman, M.Si.<br />
• Prof. Dr. Ir. Winiati P.Rahayu, MS.<br />
• Dr. Ir. Joko Santoso, MSi<br />
• Ir. Maman Rohaman, M.App.Sc.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>FASILITAS SELAMA PELATIHAN</strong><br />
Sertifikat, training kit, hand out, makan siang dan kudapan. Panitia tidak menyediakan penginapan, transportasi dari dan ke tempat peserta. Panitia akan membantu informasi penginapan yang dapat digunakan oleh peserta pelatihan, bila dibutuhkan.<br />
Sesuai bidang peminatan peserta pelatihan di bidang agribisnis dan agroindustri yang lulus akan diberikan SERTIFIKAT dari Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil-Departemen Kelautan dan Perikanan RI, Ditjen Bina Produksi Peternakan, Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian-Departemen Pertanian RI (Lembaga yang berwenang/competent authority bagi penerapan PMMT/HACCP di Indonesia) dan Institut Pertanian Bogor.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>JADWAL KEGIATAN</strong><br />
Pendaftaran calon peserta dan pengisian formulir: 12 Juni s/d 17 Juli 2009 (pendaftaran sewaktu-waktu dapat ditutup, tanpa pemberitahuan terlebih dulu, bila kapasitas peserta sudah terpenuhi).<br />
1. Seleksi calon peserta : 12 Juni s/d 20 Juli 2009<br />
2. Pengumuman peserta pelatihan: 20 Juli 2009.<br />
3. Batas akhir pelunasan biaya pelatihan: 22 Juli 2009.<br />
4. Pelaksanaan pelatihan: 27 s/d 31 Juli 2009.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>METODA PELATIHAN</strong><br />
Pelatihan Penerapan HACCP pada agroindustri perikanan, peternakan dan pangan ini included sistem manajemen mutu keamanan pangan yang berbasis ISO 22000. Pelatihan dilakukan dengan kuliah/ceramah, praktek di industri produk perikanan/ peternakan/pangan, dan diskusi.<br />
Materi pelatihan antara lain meliputi: mutu dan orientasi konsumen, pengetahuan bahan dan manajemen mutu keamanan pangan pada produk perikanan, peternakan, pangan, prerequisite program HACCP: SSOP/GMP, kebijakan nasional tentang HACCP, akreditasi dan sertifikasi HACCP, teknik audit SSOP/GMP, prinsip HACCP, penyusunan rancangan HACCP (HACCP Plan), teknik audit/verifikasi penerapan HACCP, dan prosedur pengawasan penerapan HACCP.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>TEMPAT PELATIHAN</strong><br />
Bogor : Ruang Training P2SDM-LPPM-IPB, Kampus IPB Baranangsiang-Bogor.<br />
Jabotabek : Industri hasil perikanan, peternakan dan pangan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>PESERTA</strong><br />
Calon peserta yang mendaftar akan diseleksi, dengan kriteria sebagai berikut:<br />
1. Peserta berminat dalam pengembangan agribisnis/ agroindustri berbasis produk-produk perikanan/ peternakan/pertanian tanaman pangan &amp; hortikultura/ perkebunan/ kehutanan/ pangan).<br />
2. Jumlah peserta maksimal 30 orang untuk kelompok peminat agroindustri perikanan, peternakan dan pangan.<br />
3. Diprioritaskan telah melunasi biaya pelatihan.<br />
4. Keputusan panitia untuk menentukan peserta pelatihan tidak dapat diganggu gugat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>BIAYA PELATIHAN</strong><br />
Biaya pelatihan sebesar Rp. 3.500.000,- (kelompok perikanan) dan Rp. 3.000.000,- (kelompok peternakan/ pangan) di luar penginapan dan transportasi. Biaya pelatihan dapat ditransfer ke Rekening Panitia Pelatihan BNI Cabang Pembantu Kampus IPB Darmaga Bogor a.n Rektor IPB cq Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia (P2SDM) dengan nomor rekening 0148177425 atau langsung ke sekretariat panitia (P2SDM). Bukti transfer dikirim melalui fax ke (0251-8381215) atau discanning dan di-email ke panitia.<br />
Selain itu, P2SDM memiliki program subsidi dari biaya pelatihan bagi pelajar, mahasiswa dan PNS.<br />
70% untuk pelajar dan mahasiswa IPB<br />
60% untuk pasca sarjana IPB dan mahasiswa non IPB<br />
55% untuk PNS IPB<br />
40% untuk PNS non IPB<br />
Total biaya pelatihan tersebut, terdiri atas: (1). Biaya pendaftaran calon peserta sebesar Rp. 500.000,- dilunasi pada saat menyerahkan formulir pendaftaran. Hanya calon peserta yang telah menyerahkan biaya pendaftaran yang akan diikutsertakan dalam seleksi. (2). Sisa biaya pelatihan (dikurangi biaya pendaftaran) diserahkan selambat-lambatnya tanggal 22 Juli 2009 (pukul 11.00 wib).<br />
Bagi calon peserta yang belum lolos seleksi akan dicalonkan untuk menjadi peserta pada pelatihan angkatan berikutnya dan biaya pelatihan yang diserahkan ke Panitia akan dikembalikan seluruhnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>PENDAFTARAN PESERTA</strong><br />
1. P2SDM-LPPM-IPB Kampus IPB Baranangsiang, Bogor. Telp/Fax. (0251) 8381215 (Ibu Lin).<br />
2. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat; Gd. Rektorat Lantai 3 Kampus IPB Darmaga, Bogor. Telp. (0251) 8622093 (Ibu Emi).<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>INFORMASI LEBIH LANJUT</strong><br />
Ir. Heru Sumaryanto, M.Si. Divisi Pelatihan dan Diseminasi Teknologi-Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia-LPPM-IPB, Kampus IPB Baranangsiang, Bogor. Telp. (0251) 8381215<br />
Hotline service (24 jam): 08129863130;  e-mail: herusuma@yahoo.com</p>
<p style="text-align: justify;">Form pendaftaran bisa <a href="http://ppukm.ipbana.com/wp-content/uploads/2009/07/formulir-pendaftaran.doc" target="_blank">didownload di sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/training-haccp-angkatan-xii-included-with-iso-22000/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PPUKM IPB di Semnaskan UGM</title>
		<link>http://ppukm.ipbana.com/ppukm-ipb-di-semnaskan-ugm/</link>
		<comments>http://ppukm.ipbana.com/ppukm-ipb-di-semnaskan-ugm/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 08:16:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>herusuma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[ipb]]></category>
		<category><![CDATA[ppukm]]></category>
		<category><![CDATA[semnaskan]]></category>
		<category><![CDATA[ugm]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppukm.ipbana.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[PPUKM IPB akan berpartisipasi dalam Seminar Nasional Tahunan VI Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan di UGM (Semnaskan UGM) 25 Juli 2009. Makalah yang akan disampaikan dalam seminar itu adalah “Model Pengembangan UKM Produk Perikanan di Indonesia oleh Perguruan Tinggi (Studi Kasus : Pelaksanaan PPUKM-IPB dalam Pengembangan Produk Tradisional Perikanan sebagai Komoditas Unggulan Daerah)“.  Makalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">PPUKM IPB akan berpartisipasi dalam Seminar Nasional Tahunan VI Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan di UGM (<a href="http://bbrp2b.dkp.go.id">Semnaskan</a> <a href="http://faperta.ugm.ac.id/semnaskan/">UGM</a>) 25 Juli 2009. Makalah yang akan disampaikan dalam seminar itu adalah “<em>Model Pengembangan UKM Produk Perikanan di Indonesia oleh Perguruan Tinggi (Studi Kasus : Pelaksanaan PPUKM-IPB dalam Pengembangan Produk Tradisional Perikanan sebagai Komoditas Unggulan Daerah)</em>“.  Makalah ini disusun dari hasil pengalaman  dan penelitian PPUKM-IPB sepuluh tahun terakhir ini dalam mengembangkan unit usaha kecil dan menengah (UKM) agroindustri di Indonesia, bekerja sama dengan berbagai pihak.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppukm.ipbana.com/ppukm-ipb-di-semnaskan-ugm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

