PPUKM – IPB

Program Perkuatan Unit Usaha Kecil & Menengah Produk Agroindustri – IPB
  • Home
  • Apa dan Mengapa?
  • Program Perkuatan
  • Kegiatan
  • Peserta
  • Publikasi
  • Kontak
Random Image

::: PPUKM - IPB ~ Program Perkuatan Unit Usaha Kecil & Menengah Produk Agroindustri - Institut Pertanian Bogor (Bogor Agricultural University) ::: ... more


Gurihnya Ikan Asap Asal Citayam

14.05.2010 by Admin Category UKM Mitra

Kalau sedang melintas di sekitar kawasan Citayem, Jawa Barat, jangan lupa untuk mampir membeli oleh-oleh ikan asap buatan H. Amril Lubis. Pendek kata, belum afdhol jalan ke Citayem kalau belum mencicipi ikan asap ini.

Apalah arti sebuah nama. Begitu kata pujangga besar Shakespeare. Namun dalam bisnis, nama ter-nyata sangat penting, terutama nama merek dagang. Tanpa merek dagang, tentu konsumen akan bingung menyebutkan merek produk yang ingin dibelinya. Dan ujungnya, tentu akan mengganggu pertumbuhan penjualan.

Salah satu pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Haji Amril Lubis misalnya, akhirnya memberanikan diri memakai merek dagang untuk produk ikan asap. Meski sudah membuka usaha ikan asap sejak tujuh tahun silam dan memiliki pelanggan yang cukup banyak, namun baru tahun ini H. Amril Lubis mulai percaya diri untuk memakai merek dagang untuk produknya.

Kakek berusia 62 tahun yang akrab dipanggil Pak Haji ini akhirnya memberanikan diri melaunching produk ikan asap asal Citayem dengan namalachi.

Pak haji selama ini menjual ikan asap yang diramu dengan resep milik keluarganya yang berasal dari Tapanuli. Meski tanpa merk, ikan asap buatannya cukup dikenal pelanggannya. “Saya tidak PO (percaya diri) kalau ikan saya dikasih merk,” ungkapnya ketika ditemui di Mal Puri Indah, pada hari pertama produknya mengunakan merk lachi.

H Amril beralasan, keberanian memakai merek dagang karena didesak banyak pihak untuk mematenkan ikan asapnya dan kewajiban harus memiliki merk agar produknya memdapatkan nomor registrasi dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Des, Pak Haji pun mencoba memilih berbagai nama. Setelah kurang lebih 1 tahun memilih nama yang cocok akhirnya dirinya memilih nama lachi yang merupakan akronim dari Ikan asap Citayam. “Kemarin ada turis Jepang yang membeli. Mereka bilang iachi itu artinya lezat dalam bahasa Jepang,” terangnya.

Usaha yang dirintis seja; tujuh tahun silam ini merupakan usaha keluarga yang semula hanya dijual untuk warga sekitar. Saat ini usahanya cukup maju dan telah memiliki 25 karyawan dari daerah sekitar.

H Amril bercerita, ikan asapnya bisa tahan lama disimpan karena proses pengawetan. “Ikan asap kami bisa tahan setahun disimpan dalam freezer, tanpa pengawet. Kalau mau mengkonsumsi, tinggal dipanaskan di microwave, tidak perlu diberi bumbu lagi. Rasanya begini,” ujar Pak Haji.

Dalam proses melakukan pengasapan, pak haji menggunakan bahan bakar yang mengandung selulosa tinggi yang sekaligus berguna sebagai bahan pengawet ikan dan memberikan aroma khas. “Mikroorganisme pem-busuk dalam daging ikan dapat dilumpuhkan karena adanya senyawa dalam asam kayu yang digunakan sebagai bahan bakar,” lanjutnya.

Aneka ikan asap yang diproduksi Pak Haji sejak awal adalah ikan Marlin, Layaran, Tuna, Cakalang, Pari, Patin, dan Lele. Masing-masing ikan itu dijual dengan harga berbeda-beda. Ikan Marlin misalnya, dijual dengan harga Rp. 80 ribu per kg. Sedang ikan Layaran di-labeli harga Rp. 72 ribu per kg. Sementara ikan Tuna dipasarkan dengan bandrol harga Rp. 70 ribu per kg. Untuk ikan Cakalang, Patin dan Lele, Pak haji memasang harga yang sama yaitu Rp 64 ribu per kg. “Ikan asap yang paling murah adalah jenis pari yang dijual dengan harga Rp. 60 ribu per kg,” jelas Amril Lubis.

Sedangkan untuk retail, Pak Haji membungkus ikan asap dalam kemasan plastik vakum 200 gram. Dalam kemasan plastik yang gampang dibawa ini, harga ikan Marlin dipatok Rp. 16.500 per 200 gram, ikan Layaran Rp. 15 ribu per 200 gram, dan ikan Tuna Rp. 14.500 per 200 gram. Sementara ikan Cakalang, Patin, dan ikan Lele seharga Rp.l 3.500 per 200 gram. Sementara ikan pari Rp. 12.500; per 200 gram.

Menurut Haji Amril Lubis, saat ini produksi ikan asapnya mencapai 1 juta ton perhari dari kapasitas produksi 2 juta ton perhari. Bahan utamanya diambil dari kawasan pasar ikan Muara Angke dan Muara Baru Jakarta. Saat ini produk ikan asapnya telah masuk ke gerai-gerai pasar modren.Kita sudah masuk di Hypermart sekarang,” ujarnya dengan bangga.

Pak Haji menyebut, beberapa negara lain juga sudah merasakan kenikmatan ikan asap ini antara lain Jepang, Uzbekistan, Malaysia dan Belanda. Untuk mancanegara, ikan-ikan yang banyak dipilih biasanya ikan air tawar seperti patin, lele. Sedang untuk ikan laut adalah marlin, tuna, cakalang susu.

Saat ini, Pak Haji mengaku sangat gembira karena mendapat tawaran untuk melakukan ekspor ikan asapnya ke Ubekiztan, Jepang dan Dubai. Namun dirinya meminta bantuan pemerintah untuk melakukan ekspor ini, pasalnya banyak syarat yang harus dipenuhi. Kan sekarang kami sudah punya nama, kalau dulu belum tahu syaratnya semoga pemerintah mau membantu,” ujarnya.

Sumber : Bataviase

2 Responses to “ Gurihnya Ikan Asap Asal Citayam ”

  1. #1 Novi Dadis Says:
    May 14th, 2010 at 4:22 pm

    Apakah saya bisa minta contact bapak H. Amril Lubis ini dan alamatnya? terima kasih :)

  2. #2 Admin Says:
    May 31st, 2010 at 3:00 pm

    sudah dikirim via email ya :)

← Mau Pasang Iklan?
Ikan Asap Go Internasional →

  • Arsip

  • Kategori

    • Informasi (12)
    • Kegiatan (8)
    • Produk (2)
    • Sekilas Info (2)
    • UKM Mitra (5)
  • Halaman

    • Apa dan Mengapa?
    • Program Perkuatan
    • Kegiatan
    • Peserta
    • Publikasi
    • Kontak
  • Berita & Agenda

    • Seminar Kiat Memilih, Menangani, dan Menyimpan Daging
    • PPUKM IPB di Seminar Nasional BBRP2B Jakarta
    • IPB Berikan Pelatihan E-Market Bagi UKM
    • Seminar Nasional II: Keamanan Dan Mutu Produk Agroindustri
    • Training HACCP Angkatan XIII (19-23 Juli 2010)
    • Ikan Asap Go Internasional
    • Gurihnya Ikan Asap Asal Citayam
    • Mau Pasang Iklan?
  • Promosikan Produk Anda!

    http://ppukm.ipbana.com/kontak
  • SUBSCRIBE OUR RSS

    Total Posts 22
    Total Comments 8.

  • Sekilas Info

    • Ikan Asap Go Internasional
      Sosok H. Amril Lubis kini tidak bisa dipisahkan dari aneka Ikan Asap Citayam. Pria 62 tahun yang akrab dipanggil Pak Haji inilah yang mempopulerkan ikan ... - #
    • Mau Pasang Iklan?
      Anda mau memasang iklan di website ini? atau anda menginginkan agar usaha anda dipublikasikan di website ini dalam bentuk artikel review? Silakan buka halaman kontak ... - #
  • Promosikan Produk Anda!

    http://ppukm.ipbana.com/kontak
  • Links

    • BBRP2B
    • Institut Pertanian Bogor
    • Kementerian Kelautan dan Perikanan
    • Kementerian Negara Koperasi & UKM
    • Kementerian Negara Riset dan Teknologi
    • Kementerian Pendidikan Nasional
    • Kementerian Perdagangan
    • Kementerian Perindustrian
    • Kementerian Pertanian
    • LPPM IPB
    • Pasang Iklan Gratis
  • Admin

  • Log in


PPUKM – IPB © 2009 All Rights Reserved.

Template dimodifikasi oleh Luthfi