Pemerintah Fasilitasi Kemitraan UKM Lele Asap dengan Swasta
PEMERINTAH terus mendorong kemitraan antara usaha kecil menengah (UKM) pengolahan ikan lele asap di Citayem, Bogor, dengan pihak swasta. Kali ini, pemerintah memfasilitasi kerjasama antara UKM lele asap dengan PT Caprio Internasional.
Lewat kerjasama ini, PT Caprio akan menyerap lele asap produksi para UKM. Selama ini, UKM yang tergabung dalam Kelompok Usaha Citra Dumbo ini terkendala masalah pemasaran. Maklum, mereka tidak memiliki akses pasar yang cukup kuat- “Kerjasama ini akan membantu mereka dalam pemasaran,” kata Direktur Usaha dan Investasi, Departemen Kelautan dan Perikanan (.DKP), Victor P.H. Nikilujuw, Minggu (1/3).
Pemerintah melihat, potensi budidaya ikan lele sangat cerah sebab usaha ini berkembang cukup baik. Tahun 2008, produksinya mencapai 9.742,44 ton atau naik 52,85% dibanding tahun 2007 yang sebanyak 6.373,75 ton.
Selain dipasarkan dalam kondisihidup, sebagian lele itu juga diolah dalam bentuk lele asap.
Ikan lele yang diolah menjadi lele asap memiliki ukuran lebih besar dibanding lele yang dijual dalam kondisi hidup. “Kanu mengharapkan produk-produk olahan hasil perikanan seperti produk lele asap ini dapat juga dijadikan sebagai komoditas ekspor. Untuk itu diperlukan adanya penanganan produksi dari hulu sampai hilir,” papar Victor.
Kabupaten Bogor merupakan daerah pengembangan budidaya perikanan air tawar yang cukup potensial di Jawa Barat. Di kawasan ini, terdapat 24 kelompok pebudidaya lele yang tersebar di 13 Kecamatan.
Dalam lima tahun terakhir, produksi ikan konsumsi di Bogor meningkat rata-rata 3,62%. Pada tahun 2008, produksi ikan konsumsi mencapai 25.087,29 ton, meningkat 5,84% dibanding produksi tahun 2007 yang sebesar 23.703,00 ton.
sumber : media center kukm
::: PPUKM - IPB ~ Program Perkuatan Unit Usaha Kecil & Menengah Produk Agroindustri - Institut Pertanian Bogor (Bogor Agricultural University) ::: ... 